Spread the love

Riyanto Martir Kemanusiaan

Di Eropa Natal identik dengan salju, Sinterklas, beda dengan Natal di Timur Tengah atau di Asia Tenggara.

Di Indonesia kita punya Riyanto, BANSER NU yang menjadi martir, mengorbankan jiwa untuk keselamatan umat Gereja Ebenhaezer, Mojokerto, 24 Desember 2000.

Riyanto mengajarkan kita bahwa kemanusiaan itu tanpa batas dan sekat, bahwa orang yang berbeda suku, agama dan ras sanggup berkorban utk keselamatan jiwamu, untuk kemanusiaan.

Riyanto memperlihatkan bagi kita semua bahwa Islam itu bukan hanya sejarah perang tapi juga pejuang kemanusiaan, perjuangan mempertahankan iman yang ramah, Islam yang indah yang mau berkorban untuk yang lemah.

Riyanto diutus Tuhan menyelamatkan jiwa orang2 yang tidak bersalah dari ancaman terorisme.

Pengorbanan Riyanto menjadi simbol perekat persaudaraan dalam perbedaan iman, pengorbanan Riyanto menjadikan kita berpikir betapa jauh kita berjuang dalam iman.

Mengenang Riyanto Pahlawan Kemanusiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here