ND,19, belum bisa bernapas lega, kendati dikabarkan perkara tindakan asusila yang pernah dialaminya tengah bergulir di persidangan. Rasa trauma masih menghinggapi dirinya, meski pelan-pelan belajar untuk melupakannya. Dia masih tak percaya atas tindakan tak senonoh Anas Naserih Maruf,46, alias ANM, pengasuh pondok pesantren NHAB di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terhadap dirinya sebagai santrinya.

ND bercerita, peristiwa itu terjadi pertama kali pada 2017 lalu saat dirinya masih duduk di bangku sekolah kelas X SMA. Dia awalnya mengaku dijanjikan akan dibantu menggapai cita-citanya oleh ANM sebelum tindakan tak pantas itu dilakukan oleh pelaku.

“Dia bilang mau bantu gapai cita-cita saya sampai sukses dan ngasih modal usaha,” kata ND kepada JawaPos.com, Jumat (15/1).

Tak berapa lama, pada siang hari, ND mengaku dipanggil oleh seorang temannya untuk menghadap ANM yang tak lain merupakan pimpinan Ponpes. Saat itu, ND diminta untuk melaporkan keuangan penjualan buku-buku di pondok pesantren.

“Saya disuruh laporan keuangan kitab. Karena saya memang diberi amanah untuk memegang keuangan buku kitab-kitab gitu,” ucap ND mencoba mengingat kejadian awal tindakan asusila yang diterimanya.

Atas panggilan dari pelaku, secepat kilat korban pun langsung merespons panggilan ANM, yang tidak lain merupakan pimpinan pesantren tersebut tempat dirinya menimba ilmu agama.

“Yang namanya santri pasti langsung gerak cepat kalau dipanggil sama ustad, apalagi dia pimpinan,” urai ND mengisahkan.

Baca Saja : Mci Targetkan Menjadi Top 10 MLM Terbaik

Setelah bertemu pelaku, sejurus kemudian, laporan keuangan penjualan kitab pun disampaikan ND kepada ANM di kantor Yayasan Pondok Pesantren. Laporan keuangan hasil penjualan kita itu disampaikan secara rinci. “Saya laporan dari awal sampai akhir, laporan keuangan, sekitar sampai 15 menit saya laporan dan akhirnya selesai,” ucap ND.

Setelah itu, tiba-tiba ND diminta masuk ke sebuah kamar yang juga berada di dalam kantor Yayasan. Saat diminta masuk kamar ND tak berpikiran negatif, karena ANM merupakan seorang ustaz yang memimpin sebuah pondok pesantren.

Baca Saja : Manfaat Produk Bioglass Mci

Dia pun menuruti perintah kiai nya tersebut. Namun, tak berapa lama ND masuk ke kamar, tiba-tiba ANM langsung memeluk dirinya dari belakang. Pelukan tersebut sangat erat, sehingga ND tidak bisa melakukan perlawanan atas tindakan ANM kepadanya.

“Meluk kencang banget, saya mau berontak pun enggak bisa,” aku ND

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here