Tiongkok beberapa waktu lalu mengumumkan akan membuka akses teleskop radio miliknya yakni FAST, untuk dunia internasional.

Hal ini membuat teleskop itu terbuka untuk berbagai macam penelitian, termasuk kemunginkan pencarian peradaban alien.

Tiongkok sendiri memang memiliki teleskop radio terbesar yang diberi nama FAST (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope). Sesuai namanya, teleskop ini memiliki luas 500 meter dan memiliki kemampuan mendeteksi sinyal radio dari planet yang mengorbit di alam semesta.

Berbekal ukurannya yang begitu besar, FAST mampu mencegat sinyal yang mungkin dilewatkan teleskop radio lain. Karena itu, teleskop ini disebut lebih sensitif dalam menangkap sinyal radio, termasuk yang mungkin dihasilkan oleh alien.

Dikutip dari South China Morning Post via Tekno Liputan6.com, peneliti internasional yang tertarik menggunakan FAST harus mendaftarkan proposal terlebih dulu ke Badan Antariksa Tiongkok mulai April 2021.

Mengingat ada kemungkinan permintaan tersebut akan begitu besar, Badan Antariksa Tiongkok sudah menyiapkan panel ahli untuk menyeleksi proposal yang diterima.

Menurut insinyur kepala teleskop, Jiang Peng, kemungkinan para peneliti internasional baru bisa menggunakan fasilitas ini pada Agustus 2021.

“Tahun ini, kami mengalokasikan sekitar 10 persen dari total slot waktu observasi untuk permintaan dari luar negeri,” tutur Peng pada kantor berita Xinhua.

Sebagai informasi, Tiongkok saat ini memang menjadi satu-satunya negara di dunia yang mengoperasikan teleskop raksasa setelah teleskop Arecibo di Puerto Rico hancur akhir tahun lalu akibat terpaan topan dan minimnya pemeliharaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here