bacasaja.info Indonesia tercatat pernah melahirkan petinju-petinju hebat yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di pentas tinju dunia.

Salah satu petinju hebat Indonesia yang mampu menjadi juara dunia adalah Chris John.

Chris John merupakan pemegang sabuk juara dunia kelas bulu WBA dari 2003 hingga 2013. Ia juga memegang rekor sebagai petinju Indonesia yang paling lama memegang gelar juara dunia.

Selain Chris John, Indonesia juga memiliki Muhammad Rachman yang sukses menjadi juara dunia kelas terbang mini IBF (2004-2007) dan kelas terbang mini WBA (2011).

Prestasi tak kalah mentereng juga ditorehkan oleh jagoan tinju Indonesia masa kini, Daud Yordan.

Kehebatan Daud Yordan terbukti dengan gelar juara dunia di tiga kelas berbeda yaitu kelas bulu IBO (2012-2013), kelas ringan IBO (2013), dan kelas ringan super IBA yang ia kuasai sejak 2019.

Namun, jika menyebut petinju Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia, maka yang muncul adalah nama sang legenda Ellyas Pical.

Pria kelahiran Saparua, Maluku Tengah, itu merupakan petinju Indonesia pertama yang sukses merebut sabuk juara dunia.

Ellyas Pical mengharumkan nama Indonesia di pentas tinju dunia dengan meraih gelar juara dunia kelas terbang super IBF pada 1985.

Jumat tanggal 3 Mei 1985 menjadi hari bersejarah bagi Indonesia. Pada hari itu, Ellyas Pical membuat catatan emas dengan menjadi juara dunia tinju.

Bertarung menghadapi pemegang sabuk juara kelas terbang super IBF asal Korea Selatan, Ju Do-chun, di Istora Senayan, Jakarta, Ellyas Pical berhasil meraih kemenangan TKO.

Kemenangan itu membuat Elly, sapaan akrab Ellyas Pical, berhak atas sabuk juara dunia kelas terbang super versi IBF.

Elly Pical kembali naik ring pada laga ekshibisi di Balai Sarbini, Jumat (5/2/2016).

Sepanjang kariernya di dunia tinju profesional, Ellyas Pical tercatat melakoni 26 pertarungan.

Dari 26 kali kesempatan naik ring itu, Ellyas Pical membukukan rekor 20 kemenangan (11 KO), sekali seri, dan lima kali menelan kekalahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here