Minggu Ceria di Gresik Taat Prokes, Polisi pun Hadir Suguhkan Keamanan

GRESIK – Minggu pagi bagi masyarakat pada umumnya menjadi hari ceria untuk berolahraga. Entah bersepeda, lari atau jalan kaki bahkan senam bersama komunitas.

Berkumpulnya orang-orang disuatu tempat dengan meninggalkan properti, berdasar rumus Kepolisian akan mengundang niat pelaku kriminal. Juga rawan menjadi ajang penularan Covid-19 apabila berkerumun tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Menyikapi kebiasaan aktifitas Minggu ceria ini, Polsek Manyar datang menghadirkan rasa aman dan mengawasi penerepan protokol kesehatan.

Polisi berseragam dan berpakaian penyamaran turun lapangan menyiutkan niatan pelaku Curanmor. Yang dimungkinkan mengincar motor dan sepeda gowes ditinggal pemiliknya joging di GKB Convex, Desa Yosowilangun, Manyar, Minggu (30/5/2021).

Petugas mengingatkan jangan lupa mengunci setir motor dan kunci roda sepeda gowes. Pula mengimbau tidak berkerumun, jarak orang per orang tetap dijaga. Menghindari kerumunan adalah mencegah penyebaran virus asal wuhan.

“Olahraga Minggu pagi boleh dilakukan, namun faktor keamanan dan protokol kesehatan jangan abai diterapkan.” ungkap Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana, SIK, MH mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM ketika dikonfirmasi via seluler.

Pihaknya seakan tiada henti menggelorakan disiplin mematuhi upaya pencegahan penularan virus berbahaya itu.

Alumni Akpol 2013 tersebut mengaku tidak akan bosan mengimbau masyarakat menerapkan 5M. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Ingat, pandemi ini belum berlalu. Virus corona masih mengancam kesehatan dan keselamatan. Maka dari itu masyarakat diminta tetap patuh protokol kesehatan untuk menghindari paparan Covid-19.” tukasnya. (jm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here