bacasaja.info Akibat Bikin onar (16) warga Surabaya hanya bisa menyesal usai ditangkap polisi karena membawa senjata tajam jenis samurai pada Minggu (30/5/2021) dini hari.

Kapolsek Tambaksari, Kompol M Akhyar bahkan memproses hukum pelajar SMA yang punya tato kecil di telapak tangannya itu.

“Membawa senjata tajam di ruang publik apalagi tujuannya untuk menakut-nakuti lawannya itu tidak dibenarkan. Melanggar hukum,” kata Kompol Akhyar, Selasa (1/6/2021).

Senjata jenis samurai sepanjang 90 cm itu memang belum sama sekali digunakan untuk menyerang kelompok geng FTR yang jadi lawan geng Official Brebet milik DAN.

Namun, tawuran itu bisa saja terjadi andai polisi lengah waktu mengantisipasi pertemuan dua kelompok di Jalan Kapas Madya tersebut.

“Alhamdulillah berhasil kami halau. Ini yang bawa sajam kami tangkap dan proses,” imbuhnya.

Kompol Akhyar berpesan agar anak Surabaya tidak lagi terlibat dalam aksi tawuran yang merugikan dirinya sendiri,o rang tua dan orang lain, Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here