Berita Polisi Indonesia

Polresta Malang Kota Turunkan Nakes Di 5 Kecamatan Guna Menjaga Kesehatan Petugas Perhitungan Rekapitulasi

Polresta Malang Kota Turunkan Nakes Di 5 Kecamatan Guna Menjaga Kesehatan Petugas Perhitungan Rekapitulasi

Panjinasional Kota Malang – Guna menjaga kesehatan para petugas perhitungan rekapitulasi, Polresta Malang Kota menurunkan tenaga kesehatan ( Nakes ) ke 5 Kantor Kecamatan Blimbing untuk melakukan pengamanan kesehatan kepada anggota personil Polri, TNI, PPS, KPPS, Panwas serta Satpol PP.

Perhitungan rekapitulasi suara Kecamatan Blimbing Kota Malang oleh petugas PPK Kecamatan Blimbing tersebut dilaksanakan di kantor Kecamatan Blimbing jalan Raden Intan Kav. 14 Kota Malang. Jumat (16/02/2024)

Pamkes ( pengamanan kesehatan ) dilaksanakan berkat kerjasama Polresta Malang Kota bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang, RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, Dokes Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budhi Hermanto kepada menjelaskan dalam pamkes pemilu 2024, Polresta Malang Kota bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang, Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Batu, Dokes Polresta Malang kota.

” Di Pamkes ini ada tiga dokter dan ada sekitar sembilan perawat yang diturunkan ke 5 kecamatan yang ada di wilayah Kota Malang diantaranya Kecamatan Blimbing, Kecamatan Klojen, Kecamatan Lowokwaru Waru, Kecamatan Kedung Kanan dan Kecamatan Sukun”.

Pada Pamkes ini dilaksanakan pemeriksaan secara umum seperti tensi, gula darah termasuk pembagian vitamin, dan nantinya juga akan memberikan rujukan rekomendasi kepada petugas pengamanan pemilu apa bila ada memiliki riwayat penyakit yang harus penanganan lebih lanjut , akan kita rujuk. Kami sudah berkoordinasi dengan wali kota dan Kabid Dokes Poda Jawa Timur. jelasnya.

Tenaga Kesehatan yang diturunkan di Kecamatan Blimbing tersebut  melaksanakan pemeriksaan kepada petugas TNI, Polri, KPPS, PPK, Panwas juga masyarakat termasuk yang hadir dalam perhitungan rekapitulasi. Termasuk awak media yang hadir dalam peliputan pengamanan pelaksanaan perhitungan suara di kecamatan.

Dalam pelaksanaan pengamanan kesehatan, Budi Hermanto juga  menjelaskan kemarin secara random dengan keterbatasan petugas medis, tetapi pemerintah sudah menyediakan puskesmas 24 jam , juga para relawan ambulans juga siaga, nakes- nakes dari TNI/Polri juga mobile kemarin ke TPS – TPS untuk melakukan kontrol kepada petugas pengamanan di TPS.

Pemeriksaan kesehatan ini, Polresta Malang Kota sudah melakukan pemeriksaan kesehatan ( rikes ) 3 Minggu sebelum pelaksanaan turun ke TPS  terhadap 550 personil Polri oleh Dokes Klinik Pratama yang ada di Kota Malang.

”  Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut terjaring 144 personil yang memiliki riwayat penyakit bawaan untuk mendapat  perhatian khusus yang sudah dirujuk oleh Dr. Ahmadi selaku Kasi Dokes Polresta Malang Kota yang sudah bekerjasama dengan RS Bhayangkara dan Dr. Khusnul dari Dinas Kesehatan Kota Malang “, tegasnya.

Terkait pengamanan, Kombespol Budi Hermanto menerangkan bahwa saat ini surat suara dari TPS sudah didorong ke tingkat kecamatan, kita juga memperkuat pengamanan disitu TNI/Polri dan seluruh stakeholder yang ada.

” Dalam pengamanan ini ada 550 personil Polri , 204 personil TNI , 31 SST personil Brimob , 8000 personil Linmas yang menggawangi 2400 TPS yang tersebar di wilayah Kota Malang.”

Pada pengamanan itu sendiri pihak Polresta Malang Kota juga  melakukan antisipasi terkait kurangnya surat suara yang telah berlalu.

“Perlu kita antisipasi terkait kemarin adanya mungkin kurangnya surat suara yang sudah berlalu , sekarang kontrol sosial dalam perhitungan di tingkat kecamatan termasuk antisipasi dari KPU terhadap adanya aplikasi pelaporan dalam KPU ini yang menjadi persoalan kemarin “, imbuhnya.@Er.

 

Pos terkait

Amankan Malam Takbir Idul Adha, Polres Bondowoso Terjunkan Ratusan Petugas Gabungan

admin

Tinggalkan komentar